KEGAGALAN PEMERINTAH MENGELOLA EKOSISTEM EKONOMI INDONESIA DI ERA PRABOWO GIBRAN

 


        Pada tanggal 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming memenangi pemilu presiden Indonesia. Untuk Prabowo subianto sendiri sudah mengikuti pemilu presiden yang ke empat kali dan baru menang di Tahun 2024 sedangkan Gibran Rakabuming baru pertama kali mengikuti kontestasi pilpres ditahun itu. Pasangan presiden ini menang dengan perolehan suara hingga 58,59% dibandingkan kedua calon lainnya yaitu Anis Baswedan dan Ganjar Pranowo. Lalu apa kebijakan yang telah dibuat oleh prabowo selama 1 tahun 8 Bulan ini. Apakah kebijakan nya mendukung kesejahteraan rakyat atau mendukung para pemburu Rente (Rent Seeking) berdasarkan pandangan ekonomi politik dan kebijakan publik ?. 

Berikut adalah rincian kebijakan utama dari awal pemerintahan hingga saat ini:
1. Kesejahteraan Masyarakat & Subsidi
  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Program prioritas untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah dan ibu hamil.
  • Penghapusan Utang: Kebijakan pemutihan utang macet bagi UMKM di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan.
  • Perlindungan Daya Beli: Penundaan kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
  • Bantuan Sosial: Perluasan program pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian insentif. 
2. Ekonomi & Fiskal
  • Swasembada Pangan & Energi: Fokus utama untuk mencapai kemandirian pangan, termasuk perluasan lahan pertanian dan pembatasan alih fungsi lahan.
  • Kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE): Aturan untuk memperkuat cadangan devisa nasional.
  • Efisiensi Anggaran: Optimalisasi APBN dengan melakukan penghematan anggaran negara secara masif.
  • Bank Emas Nasional: Peluncuran bullion bank pertama di Indonesia untuk mendorong pertumbuhan sektor keuangan dan ekonomi. [1, 2, 3]
3. Pendidikan & Kesehatan
  • Infrastruktur Sekolah: Renovasi dan pembangunan lebih dari 16.000 sekolah serta peluncuran Program Sekolah Garuda.
  • Peningkatan Kesejahteraan Guru: Kebijakan peningkatan gaji dan insentif bagi tenaga pendidik. [1, 2]

    Berdasarkan judul kebijakan yang dikeluarkan prabowo terdengar sangat mendukung kesejahteraan rakyat. Bagaimana realisasinya ?. Dari segi kebijakan kesehjateraan masyarakat, Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) hingga saat ini siswa yang keracunan MBG sebanyak 33.626 Orang. Hal ini menunjukan bahwa pemerintah membuat kebijakan yang belum siap  mulai dari SOP dan juga Food Safetynya. Dilihat dr anggarannya pemerintah menyiapkan dana untuk MBG sebesar Rp.268 T selama 2026 atau sama dengan MBG menghabiskan dana 1T perhari. kebijakan ini sangat kontradiktif dengan kebijakan pemerintah lainnya yang ingin melakukan effisiensi. kebijakan ini juga memberikan peluang untuk terjadinya tindak pidana korupsi dan bocornya anggaran. Hal ini sudah terbukti dari tertangkapnya ketua BGN bersama dua orang rekannya yang dimana 1 hari bisa korupsi sebanyak satu Milyar Rupiah. Dari segi ekonomi dan  fiskal yang pertama adalah swambada pangan dan energi. Berdasarkan klaim pemerintah dari beras pemerintah berhasil surplus 3.52 juta Ton  dengan produksi hingga 34 Juta ton dan meningkatkan nilai tukar petani diatas 125. Mengapa harga dipasar beras masih cukup tinggi apabila supply beras dimasyarakat tinggi ? lalu bagaimana dengan komponen lainnya seperti gula dan jagung yang masih import. lalu perubahan lahan pertanian menjadi pemukiman masih tidak sesuai dengan peraturan pemerintah dimana pemerintah menetapkan aturan agar lahan sawah tidak dapat diubah ke pemukiman. Tetapi pemerintah melalui kementerian perumahan rakyat ingin membangun 3000 rumah yang sangat mendukung developer rumah dalam perubahan lahan sawah menjadi pemukiman. kedua dari segi DHE dan Effisiensi anggaran. DHE dengan kebijakan ekspor satu pintu masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dimana pemerintah belum menetapkan aturan yang tetap atas kebijakan ini serta effisiensi anggaran yang aplikasinya sangat jauh dari teori yang dikeluarkan.
    Dari segi pendidikan,  yaitu membangun infrastruktur sekolah dan menaikan gaji guru honorer. Bagaimana pembangunan infrastruktur sekolah dapat berjalan dengan baik. sedangakan anggaran pendidikan 20% yang ditetapkan undang-undang dipotong untuk program MBG. serta meningkatkan gaji guru yang probowo cetuskan pada pidatonya tidak terealisasi dengan baik.
    Dari beberapa kebijakan prabowo diatas masih banyak yang harus diperbaiki dikarenakan masih lebih banyak kepentingan Rent Seeking  disana dibandingkan kepentingan rakyat  , serta perbaikan komunikasi pemerintah serta perbaikan sikap yang selama ini inkonsistensi kebijakan disatu sisi ingin effisiensi anggaran tapi realisasinya kebalikannya malah melakukan pemborosan dan banyaknya tidakan mark up dilapangan. Kegagalan Pemerintah ini harus serius diperbaiki sebelum semakin banyak aksi demo dimasyarakat karena daya beli yang berkurang



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyongsong Ekonomi Indonesia di Masa Depan

Mengenal Mekanisme Soverign Wealth Fund (SWF) dan Perbedaan Kewenangan dengan BKPM